Kembali ke Artikel

Easpro Logo

admineastpro

25 Maret 2025

Back to 90s! Fenomena Gen Z yang Suka Nostalgia

Back to 90s! Fenomena Gen Z yang Suka Nostalgia

Bagian artikel ini

Halo Sobat EastPro!

Kalo ngomongin back to 90’s, pastinya kita akan kembali mengingat momen penuh kenangan dengan musik dan lagu-lagu khas 90-an, film, artis favorit zaman dulu, sampai gaya OOTD-nya. Sebuah nostalgia yang bisa membangkitkan kenangan manis pada masa lalu. Sekarang ini juga banyak digelar event konser, festival atau acara komunitas dengan tema back to 90’s, reuni dengan tema retro, dan momen lainnya dengan konsep jadul. Bukannya sepi karena acaranya bertema jadul, justru momen kenangan ini banyak diikuti banyak orang. Uniknya lagi, generasi muda alias Gen Z pun gak ketinggalan. 

Tren Nostalgia Gen Z

Nah, di tahun 2025, dunia hiburan juga semakin booming dengan tema nostalgia. Terutama di kalangan Gen Z. Mulai dari musik 90-an, konser artis lawas, event throwback, hingga koleksi fashion vintage. Nostalgia bukan lagi sekadar kenangan, tapi sudah jadi bagian dari gaya hidup anak muda. Fenomena ini semakin terlihat dengan maraknya festival musik, acara-acara reuni, komunitas kolektor kaset dan CD, hingga tren fashion Y2K yang kembali naik daun. Nostalgia udah jadi tren hiburan di 2025. Seperti apa sih fenomena Gen Z yang suka nostalgia ini? Yuk, kita bahas!

Kenapa Gen Z Suka Nostalgia?

Gen Z yang lahir di era serba digital memang gak pernah ngerasain gimana sederhananya hidup di masa lalu, baik dalam hal musik, fashion maupun teknologi. Di tengah derasnya arus informasi yang tiada henti saat ini, Gen Z punya ketertarikan akan gaya hidup 90-an. Gak sekadar tren, back to 90’s ini juga memberi pengaruh terhadap cara berpikir dan bagaimana mereka membentuk identitas. Kenapa sih Gen Z jadi suka sama nostalgia 90-an? Ini dia beberapa alasannya.

1. Rasa Penasaran & Eksplorasi

Buat Gen Z, musik dan hiburan dari zaman dulu adalah sesuatu yang fresh dan menarik untuk dieksplorasi. Mereka ingin tahu seperti apa era sebelum streaming dan media sosial mendominasi. Mereka juga melihat gaya hidup zaman dulu adalah simbol kesederhanaan serta kenyamanan. 

Eksplorasi ini juga didukung dengan kemajuan teknologi saat ini seperti kemudahan streaming musik dengan berbagai platform seperti YouTube, Instagram hingga TikTok, yang bikin mereka dengan gampang dengerin musik-musik jadul, streaming film zaman dulu, dan sebagainya. 

2. FOMO (Fear of Missing Out)

Tren nostalgia semakin besar di media sosial, terutama dengan banyaknya challenge dan konten throwback di TikTok dan Instagram. Gen Z nggak mau ketinggalan keseruan nostalgia ini, apalagi kalau teman-temannya juga ikut meramaikan. Beberapa konser musik yang menghadirkan penyanyi atau band lawas juga banyak diminati Gen Z. Mereka jadi FOMO, takut nggak ngikutin tren dengan nonton konser atau festival musik yang lagi hype.

3. Estetika & Keunikan

Musik, film, dan fashion jadul punya karakter yang unik dan lebih autentik dibanding tren modern yang serba cepat berubah. Barang-barang vintage seperti kaset, CD, dan pakaian second-hand pun jadi incaran.

Bagi Gen Z, tren nostalgia ini juga bisa menyeimbangkan masa lalu dan masa depan.

4. Kesadaran akan Keberlanjutan

Selain sekadar tren, banyak Gen Z yang sadar akan pentingnya keberlanjutan. Mereka lebih memilih barang vintage dan thrift shop dibanding fast fashion. Koleksi fisik seperti CD dan vinyl pun dianggap lebih memiliki nilai sentimental daripada sekadar playlist digital.

Musik 90-an yang Dihidupkan Lagi

Salah satu tren paling besar dalam nostalgia Gen Z adalah kebangkitan musik 90-an. Lagu dengan sentuhan emosi yang relate dengan pengalaman pribadi juga salah satu yang diminati banget nih. Dengerin musik 90-an bagi Gen Z adalah sebuah ungkapan identitas. Apalagi media sosial juga menjadi pendukung dalam mengakses maupun berbagi. Musik-musik jadul yang di-remake pun jadi happening di kalangan mereka. 

Beberapa contoh musik yang kembali populer di antaranya:

  • Konser Reuni Sheila On 7 di berbagai kota yang selalu sold out. Begitu juga konser Dewa 19 yang banyak dinantikan fans baik kalangan Gen X, Milenial maupun Gen Z.
  • Lagu-lagu lawas yang kembali viral di YouTube, TikTok dan Reels. Misalnya saat Yura Yunita membawakan lagu Dewa 19 berjudul “Risalah Hati”. Vokal khas Yura yang bikin nuansa lagu itu jadi punya warna lain membuat penikmat musik tanah air jatuh cinta lagi dengan lagu tersebut. Lagu ini pun bikin tren yang viral dengan “Gak Bisa Yura” yang akhirnya dibuat meme, remix atau konten lainnya oleh netizen
  • Koleksi fisik seperti CD, kaset, dan vinyl yang kembali diburu oleh penggemar musik.
tren nostalgia gen Z - EastPro - citra-mandiri-kreatif.com
Konser Sheila on 7 yang juga digemari oleh Gen Z 

Banyaknya konser live yang diselenggarakan event organizer juga banyak didorong oleh tingginya minat  generasi milenial dan Gen Z. Saat ini hadir di konser atau festival musik udah jadi bagian penting dari gaya hidup mereka. 

Event Nostalgia yang Lagi Digandrungi

Nggak cuma musik, event nostalgia juga makin banyak digelar dan jadi favorit Gen Z. Beberapa event yang lagi hype antara lain:

  • Festival Musik Nostalgia

    Konser reuni band-band legendaris era 90-an yang bikin penonton bernostalgia. Event festival musik juga sering menghadirkan musisi kekinian dengan kolaborasi penyanyi atau band dari era 90an. Konsep seperti ini juga disukai karena menyajikan konten yang fresh namun tetap punya keterikatan dengan momen nostalgia.

  • Event Throwback

    Event komunitas atau perusahaan seperti company gathering dengan tema Back to 90’s. Biasanya event ini dimeriahkan dengan mengundang guest star era 90-an. Pesertanya pun pakai dress code jadul.  

  • Reuni Sekolah & Kampus

    Yang satu ini pastinya jadi ajang nostalgia bareng teman lama dengan konsep event yang fun dan memorableEvent reuni juga biasanya diadakan 

  • Pop-Up Market Vintage

    Tempat berburu barang-barang retro dan koleksi langka yang juga makin hits.

Fashion Vintage yang Lagi Hype di Kalangan Gen Z

Sobat, selain musik dan event, tren fashion vintage juga makin populer. Gaya khas era 90-an dan awal 2000-an kembali menjadi pilihan utama anak muda, seperti:

  • Gaya Y2K & 90’s look, seperti crop top, baggy jeans, windbreaker, dan sneakers klasik.
  • Aksesoris jadul: kacamata kecil, chokers, dan tas mini ala 90an.
  • Thrift shoppreloved items. Gen Z makin suka belanja baju second-hand untuk tampil stylish sekaligus ramah lingkungan.

Bikin Event Nostalgia? Gaskeun Bareng EastPro!

Sobat EastPro, apakah kamu bagian dari Gen Z yang suka dengan tren nostalgia ini?

Nah, tren nostalgia di dunia hiburan ini pastinya bisa jadi inspirasi buat bikin event komunitas atau event perusahaan yang seru dan memorable. Kalo kamu mau bikin festival musik nostalgia, reuni akbar, atau event throwback, yuk gaskeun bareng EastPro Event Organizerevent organizer Jakarta terbaik yang sudah berpengalaman menangani berbagai event keren!

Sebagai EO event festival dan EO event perusahaan, EastPro siap bikin event nostalgia kamu jadi lebih epic dengan konsep yang kreatif dan eksekusi profesional. EastPro merupakan EO Jakarta terbaik yang sudah banyak menggelar berbagai acara dengan sukses, mulai dari event launching, gathering, awardingevent festival musik, hingga event exhibition. 

Siap nostalgia bareng? Let’s make it epic!